Enkasari Membantu Mengurangi Sariawan | Cairan Kumur dan Telan

Enkasari adalah obat kumur dan telan untuk membantu mengurangi sariawan, setiap gelas takar (45 ml) cairan enkasari mengandung sari daun saga (abrus precatorius folia) setara dengan bubuk daun kering 200.4 mg, sari daun sirih (piper betle folia) setara dengan daun segar 200.0 mg dan sari akar kayu manis (liquiritiae radix) setara dengan bubuk akar kering. Informasi lebih lanjut tentang cairan enkasari, lihat berikut ini!

Tentang Cairan Enkasari

Kandungan:

  • Sari daun saga (abrus precatorius folia) setara dengan bubuk daun kering.
  • Sari daun sirih (piper betle folia) setara dengan daun segar.
  • Sari akar kayu manis (liquiritiae radix) setara dengan bubuk akar kering.

Golongan:

  • Jamu.

Bentuk:

  • Cair.

Cara Pemberian :

  • Per oral.

Cara Penyimpanan:

  • Pada suhu dibawah 30 derajat Celcius.
  • Terlindung dari cahaya.

Indikasi:

  • Sariawan (stomatitis apthosa).

Kontraindikasi:

  • Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu atau lebih bahan obat ini.

Digunakan oleh:

  • Dewasa.
  • Anak-anak.

Enkasari digunakan untuk membantu mengurangi sariawan, sariawan (stomatitis aphosa) adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut, dan biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Sariawan bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya stress, virus (bakteri), luka pada mulut (tergigit, tergores atau lainnya), kurang nutrisi dan kesalahan dalam pemakaian obat-obatan. Daun saga memiliki kandungan antara lain glisirizin, asam polygalacturonic dan pentosan yang secara empiris dapat dipakai untuk mengobati sariawan. Daun sirih memiliki kandungan minyak atsiri berupa minyak terbang, seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang mempunyai daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida. Sedangkan akar kayu manis memiliki kandungan antara lain glisirizin, saponin, glukosa, sukrosa dan minyak atsiri yang secara empiris dapat digunakan untuk sariawan.

Aturan pakai enkasari antara dewasa dan anak-anak berbeda-beda.

Dewasa: 3 – 4 kali sehari 3 gelas takar. Sedangkan anak-anak berusia 2 kali sehari 1 gelas takar. 1 gelas takar = 15 ml.

Reply