Makan Ikan Mentah Bisa Sebabkan Cacing Hati

PerawatanKesehatan.com – Cacing hati adalah suatu penyakit infeksi hati oleh cacing isap [1]. Salah satu cacing isap yang paling banyak menginfeksi hati manusia adalah Opisthorchis viverrini dan O. felineus. Pada umumnya infeksi ini disebabkan karena kebiasaan memakan ikan mentah atau memakan tumbuhan air yang tidak dimasak.

Lebih dari 10 juta manusia di dunia terinfeksi cacing hati. Beberapa diantaranya terdapat daerah di Asia Tenggara seperti Thailand, Laos, dan Kamboja dimana penduduknya gemar memakan ikan yang tidak dimasak.

 

ikan mentah

 

Perjalanan Penyakit Cacing Hati.

Cacing isap O. viverrini dan O. felineus dewasa hidup di dalam saluran empedu pada tempat inangya (manusia, anjing, babi, kucing, dan hewan pemakan ikan lainnya). Telur-telurnya keluar melalui tinja. Telur yang bertebaran di air akan dimakan oleh keong air. Di dalam usus keong air, telur tersebut akan menetas menjadi mirasidia. Kemudian mengalami perkembangan biakan menjadi sporosist, redia dan akhirnya menjadi ribuan serkaria (larva cacing isap) yang memiliki ekor dan dapat berenang di air. Kemudian serkaria tersebut meninggalkan keong air dan berenang di air sehingga dapat menempel pada ikan atau menembus ke otot melalui bagian bawah sisik ikan dan berkembang menjadi metaserkaria (bentuk akhir larva cacing isap).

 

Penyakit Cacing Hati Pada Manusia.

Bila seseorang memakan ikan mentah yang mengandung metaserkaria, maka setelah mencapai usus dua belas jari metakarsia ini akan pindah ke saluran empedu. Setelah 4 minggu menempati saluran empedu metaserkaria akan berkembang menjadi cacing isap dewasa dan menghasilkan telur. Pada manusia parasit ini dapat hidup hingga 45 tahun dan menghasilkan sekitar 1000 – 2500 telur perhari.

cacing hati

Gambar 2. Siklus Hidup O. viverrini/ O. felineus.

Cacing dewasa yang hidup pada saluran empedu dapat mengakibatkan infeksi, dan pembentukan kista. Selain itu, dapat juga mengakibatkan iritasi pada sel hati bahkan dapat menyebabkan kanker.

 

Gejala Dan Tanda Penyakit Cacing Hati.

Sebagian besar pasien tidak mengalami gejala. Namun, bukan tidak mungkin akan muncul gejala. Gejala akut dapat berupa:

  • Demam tinggi.
  • Rasa tidak enak badan.
  • Diare.
  • Susah buang air besar.
  • Nyeri perut bagian kanan atas (hanya berlangsung 1-3 jam).
  • Nafsu makan berkurang.

 

Infeksi cacing hati dapat ditegakkan bila ditemukan telur cacing isap di dalam tinja seseorang. Tetapi kadang-kadang telur juga tidak terdapat di dalam tinja, namun ditemukan di dalam cairan empedu setelah dilakukan tindakan operasi kolesistektomi (pengangkatan kandung empedu melalui bedah).

 

Komplikasi Penyakit Cacing hati.

Infeksi pada penyakit cacing hati dapat mengakibatkan batu kandung empedu dan batu saluran empedu, bahkan pada infeksi kronis dapat menyebabkan tumor ganas pada saluran empedu (kolangiokarsinoma).

 

Pencegahan Penyakit Cacing hati.

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan memasak ikan yang hendak di makan dan memasak air yang akan di minum.

 

Referensi.

  1. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi ke-4 Jilid ke-3, Jakarta: FKUI, 2007.

Baca juga selanjutnya: Datangi rumah sakit, beresiko terkena infeksi nosokomial.

Reply