Mevilox Tablet | Meloxicam

Mevilox adalah merk dagang PT. Bernofarm. Mevilox tablet dengan zat aktif meloksikam yang tersedia dalam bentuk tablet 7.5 dan 5 mg. Meloksikam sendiri merupakan obat antiinflamasi non steroid (AINS) yang dapat menghambat sintesa (siklooksigenase) prostaglandin yang dikenal sebagai mediator peradangan. Obat ini bekerja dengan menghambat inflamasi lebih selektif pada siklooksigenase (COX-2) daripada (COX-1).

 

Tentang Obat Mevilox Tablet

Kandungan:

  • Meloksikam.

Golongan:

  • Obat keras.

Jenis:

  • Obat antiinflamasi non steroid (AINS)

Bentuk:

  • Padat

Cara Pemberian :

  • Per oral.

Cara Penyimpanan:

  • Pada suhu kamar 25 – 30 derajat celcius.
  • Tempat kering.

Indikasi:

  • Eksaserbasi osteoartritis akut.
  • Arthritis rematoid.

Kontraindikasi:

  • Penderita yang hipersensitif pada salah satu atau lebih bahan obat ini.
  • Ulkus peptikum yang aktif.
  • Kelainan hati yang berat.
  • Insufisiensi ginjal yang berat (belum didialisa).
  • Anak berusia dibawah 15 tahun.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Perdarahan pada saluran cerna.
  • Perdarahan pada pembuluh darah otak.
  • Penyakit perdarahan lainnya.

Digunakan oleh:

  • Dewasa.

 

Mevilox sebaiknya tidak diberikan kepada pasien yang menderita asma, selain itu obat ini juga tidak disarankan untuk penderita urtikaria atau alergi setelah menggunakan obat AINS yang lain. Pada pasien dengan gangguan saluran cerna, obat ini dapat menyebabkan resiko ulserasi dan perdarahan lainnya. perlu diingat bahwa pemberian dosis yang berlebihan dapat menyebabkan reaksi anafilaksis dan penyakit ginjal. Dan bila obat ini digunakan dalam jangka panjang maka dapat menyebabkan anemia. Oleh karena itu gunakanlah obat ini secara bijak dan tentunya harus dengan hati-hati. Penderita-penderita yang memiliki resiko tinggi seperti diatas diantaranya adalah penderita dehidrasi, gagal jantung kongestif, sirosis hati, sindroma nefrotik, penyakit ginjal dan penderita yang mendapat obat diuretik atau yang baru saja menjalani operasi dengan kecenderungan hipovolemia.

 

Dosis obat mevilox tablet yang tepat adalah sesuai petunjuk dokter. Biasanya dokter akan memberikan dosis obat sesuai penyakit yang diderita dan tingkat keparahannya, adapun dosis maksimum mevilox yang dianjurkan adalah 15 mg perhari. Adapun cara pakai obat ini yaitu dengan menelan tablet dengan air atau cairan lain bersama dengan makanan. Perlu diingat bahwa pemakaian pada ibu menyusui harus berhati-hati, intinya hanya diberikan apabila emang benar-benar butuh.

 

Interaksi Obat Mevilox tablet terhadap obat lainnya:

  • Antihipertensi: Penurunan efek antihipertensi ditimbulkan lewat penghambatan vasodilatasi oleh prostaglandin.
  • AINS yang lain: Kombinasi dengan lebih dari satu AINS yang lain dapat meningkatkan resiko ulkus dan perdarahan lambung akibat efek sinergik yang ditimbulkan.
  • Kolestiramin: Meningkatkan pengeluaran meloksikam sebanyak 50 persen.
  • Litium: Dapat meningkatkan efek litium plasma.
  • Metotreksat: Meningkatkan efek toksisitas hematologi dari metotreksat.
  • Antikuagulan: Dapat meningkatkan resiko perdarahan.
  • Siklosporin: Efek toksisitas ginjal dari siklosporin akan ditingkatkan oleh obat2an AINS lewat efek prostaglandin di ginjal.

Efek samping obat mevilox yang mungkin terjadi diantaranya, yaitu: reaksi alergi, reaksi anafilaksis, edema muka, lemas, demam, angina pektoris (link), gagal jantung, hipertensi, hipotensi, miokard infark, palpitasi, rasa panas pada kulit, kolitis, mulut kering, ulkus duodenum, esofagitis, ulkus gaster, gastritis, perdarahan pada saluran cerna, stomatitis ulseratif dan gastroesofageal refluks, asma, bronkospasme, sesak nafas, pruritus, kemerahan pada kulit, urtikaria, fotosensitivitas, vertigo, tinitus, mengantuk dan sakit kepala.

 

Mevilox tablet diproduksi oleh PT. Bernofarm, sidoarjo – Indonesia. Harga obat ini per box berkisar antara Rp. 330.000,- (HET).

Reply