Otopain – Kegunaan, Efek Samping dan Harga

Otopain adalah kombinasi zat-zat yang aktif untuk membantu penyakit berbagai macam penyakit pada telinga. Setiap ml otopain mengandung beberapa zat seperti polymyxin B sulfat 10000 IU, neomisin sulfat 5 mg, fludrokortison asetat 1 mg dan lidokain HCI 40 mg.

obat otopain

Manfaat / Kegunaan Otopain.

Kandungan Polymyxin B sulfate & Neomycin sulfate yang merupakan antibiotika dengan spektrum luas dan aktif terhadap berbagai mikroorganisme, seperti Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Eschericia coli, Klebsiella, Enterobacter sp dan Neisseria sp. Sedangkan fludrokortison asetat memiliki manfaat anti radang, anti alergi dan anti pruritis. Adapun lidocaine hydrochloride merupakan obat anastesi lokal yang efektif untuk mengurangi rasa sakit pada infeksi telinga.

 

Tentang Obat.

Kandungan:

  • polymyxin B sulfat.
  • Neomycin sulfate.
  • Fludrokortison asetat.
  • Lidocaine HCI.

Golongan:

  • Obat Resep.

Kategori:

  • Antibiotika.
  • Antiradang.
  • Antialergi.
  • Antipruritis.

Cara penyimpanan:

  • Suhu dibawah 25 derajat C.
  • Terlindung dari cahaya.
  • Jangan disimpan dalam lemari pembeku.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Indikasi:

  • Otitis eksternal akut dan kronis.

Kontraindikasi:

  • Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu bahan produk ini.

Digunakan oleh:

  • Dewasa.

Otopain digunakan untuk otitis eksternal akut dan kronis yang disebabkan karena bakteri yang peka terhadap Polymyxin dan Neomycin sulfate serta efek anti inflamasi dari kortikostiroid dan efek anastesi.

Otopain tidak boleh digunakan oleh penderita yang hipersensitif terhadap salah satu atau lebih bahan dalam obat ini juga penderita yang terkena atau pendengaran yang terkena gangguan virus cutaneous, seperti virus herpes simpleks atau virus varicella zoster. Selain itu, Otopain juga tidak diperbolehkan diberikan kepada penderita dengan perforasi membran tympani.

 

Efek Samping Otopain.

Berikut beberapa efek samping yang bisa terjadi karena penggunaan obat ini, yaitu:

  • Reaksi hipersensitivitas (sangat jarang terjadi).
  • Rasa terbakar.
  • Gatal.
  • Iritasi.
  • Kering.
  • Folikulitis.
  • Hipertrikosis.
  • Jerawat.
  • Hipopigmensia.
  • Infeksi kulit.
  • Maserasi pada kulit.
  • Infeksi sekunder.
  • Atropi kulit.
  • Stria.
  • Malaria.
  • Pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang tidak peka terhadap jamur.

Perlu diperhatikan pengobatan tidak lebih dari 10 hari karena risiko lebih tinggi bila digunakan dalam jangka panjang. Jadi, jika dalam 1 minggu tidak ada perbaikan maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar dapat.
Hingga tulisan ini dibuat (22 November 2017), kami belum menemukan adanya penelitian yang cukup memadai dan terkontrol dengan baik untuk penggunaan pada wanita hamil. Tentu, penggunaan obat ini hanya bisa dilakukan kegunaannya lebih tinggi.
Oh iya, otopain mengandung sodium metabisulfate, sulfit yang bisa menyebabkan berbagai reaksi alergi termasuk gejala-gejala anafilaksis yang jiwa jiwa.

 

Interaksi Obat.

Salah satu bahan yang terkandungan dalam obat ini yaitu neomycin sulfate yang sangat penting bagi penderita bakterisida dari golongan penisilin dan derivat-derivatnya.

 

Dosis dan Cara pakai.

Penggunaan otopain yang paling tepat adalah sesuai petunjuk dokter. Adapun dosis dan cara pemakaian obat ini yang tertera di dalam kemasan produk itu otopain diteteskan ke dalam lubang telinga dengan penetes. 4 – 5 tetes, 2 – 4 kali perhari. Tentunya tergantung beratnya penyakit yang diderita.
Pentingnya lama sekali dengan produk ini harus seketika hingga 10 hari berturut-turut.

 

Harga Otopain.

Obat tetes telinga otopain oleh PT. Interbat. Jl. HRM Mangundiprojo no. 1, Buduhan – Sidoarjo – 61252 – Jawa Timur – Indonesia.
Harga obat ini perbotol @ 8 ml netto dilengkapi dengan alat penetes sekitar Rp. 68.200 (HET). Tentunya, harga sewaktu-waktu bisa berubah.

Baca juga:

Bila bermanfaat maka sukai dan bagikan! Terima kasih.

Reply