Tips Mencegah Rambut Rontok Saat Hamil

PerawatanKesehatan.com – Rambut rontok sering kali membuat risau semua orang termasuk ibu hamil. Masalah rambut rontok sering di alami semua orang tanpa terkecuali ibu hamil. Terkadang masalah rambut rontok sangat tidak nyaman jika terjadi terus menerus sehingga tak heran jika banyak orang yang mencari produk sampo pencegah kerontokan rambut. Keluhan rambut rontok sering sekali dialami oleh ibu hamil. Namun rambut rontok umumnya terjadi setelah persalinan karena pada saat itu hormon estrogen dalam tubuh menurun tajam akibat meningkatnya hormon tiroid, atau sebaliknya yaitu hormon tiroid malah berkurang.
Selain itu, kekurangan vitamin & zat bezi juga termasuk salah satu penyebab rambut rontok. Tak hanya rambut yang memang masanya sudah rontok , tetapi rambut yang belum masanya rontok pun akan ikut rontok juga. Ada juga yang rambutnya akan kembali ke kondisi ketebalan semula sebelum hamil, ada pula yang mengalami kerontokan parah hingga beberapa bulan setelah melahirkan hingga rambut menipis bahkan menjadi botak. Namun tak perlu cemas, karena rambut akan tumbuh normal begitu kadar hormon tubuh kembali seimbang. Yaitu berkisar antara 6 – 12 bulan setelah melahirkan.

Ada beberapa tips mencegah rambut rontok saat hamil :

  • Gunakan shampo jenis mild atau yang mengandung biotin atau sulfur untuk merangsang pertumbuhan rambut.
  • Sebaiknya potong pendek rambut anda Karena rambut panjang akan lebih berat dan akar rambut ridak cukup kuat untuk menahan, dan akibatnya rambut akan lebih mudah rontok.
  • Konsumsi sayur dan buah – buahan yang mengandung flafonoid untuk melindungi kantung rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Buah yang mengandung flafonoid antara lain stoberi dan apel.
  • Hindari sikat rambut dan untuk menyisir rambut basah agar rambut tidak kusut lalu tercabut. Sebaiknya gunakan sisir bergigi jarang.
  • Gunakan alat pengering rambut dengan suhu sedang atau hangat, karena suhu panas akan melemahkan akar rambut.
  • Lakukan perawatan rambut tanpa steam sesekali dengan produk berbahan alami untuk menyehatkan akar rambut.
  • Hindari proses pelurusan rambut , pengritingan atau pewarnaan rambut menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin yang ada di dalam kandungan. Sebaiknya jika ingin melakukan pelurusan rambut, pengkritingan, dan pewarnaan lakukanlah setelah bayi lahir dan kira- kira sudah tidak menyusui lagi atau dapat di konsultasikan kepada ahlinya terlebih dahulu. Karena zat kimia yang di oles di kulit , termasuk kulit kepala akan di serap dan masuk ke aliran darah ibu.  Bila berniat mewarnai rambut , cermati dulu resikonya. Bila kulit kepala bereaksi setelah menggunakan produk tertentu , segera hentikan penggunaan. Saat ini memang belum ada bukti ilmiah yang resmi bahwa elemen-elemen kimia yang terkandung pada produk perawatan dan kecantikan rambut dapat membahayakan keselamatan janin, tapi bila produk yang di pakai menimbulkan iritasi hindari pemakaiannya.
Bila mengalami kerontokan lebih dari 100 helai sehari atau bahkan lebih dan mendekati kebotakan, segeralah berkonsultasi dengan dokter , mungkin anda mengalami ketidak seimbangan hormon sehingga perlu terapi khusus.

Referensi:

  1. Rusmalia M. Salman. 30 perubahan selama hamil : menghilangkan kecemasan saat persalinan dan komplikasi kehamilan/ Rusmalia B. Salman. Jakarta : Penerbit Pustaka Kemang, 2016.

Reply