Amoxicillin

Pengertian Amoxicillin

Amoxicillin

Gambar amoxicillin © a3/perawatankesehatan.com

Amoxicillin adalah antibiotik turunan penisilin semi sintetik dan stabil dalam suasana lambung. Obat ini digunakan untuk mengobati beberapa infeksi yang disebabkan oleh strain-strain bakteri yang peka seperti infeksi kulit, jaringan lunak, saluran pernafasan, atau saluran kemih. Amoxicillin dapat diserap dengan cepat dan baik pada saluran pencernaan makanan tidak tergantung adanya makanan. Karena amoxicillin merupakan golongan antibiotik yang hanya digunakan untuk infeksi strain-strain bakteri yang peka, maka obat ini tidak dapat digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus seperti herpes, cacar air.

Merek Dagang: Abdimox, Amoxil, amoxicillin, amobiotic, amoxillin, amoxsan, arcamox, dexymox, hiramox, intermoxil, kalmoxillin, kamox, nufamox, silamox, lapimox, opimox, sirimox, yefamox, wiamox, lapimox.

 

Tentang Amoxicillin

  • Jenis: Antibiotik penicillin
  • Golongan: Obat keras.
  • Bentuk obat: kaplet.
  • Cara pemberian: Per oral.
  • Cara penyimpanan: dalam wadah tertutup rapat, pada suhu kamar (25-30) derajat Celcius dan terlindung dari cahaya.
  • Kegunaan: Untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh strain-strain bakteri yang peka seperti:
    • Infeksi kulit dan jaringan: strafilococcis bukan penghasil penisilinase, streptococcus, E. coli.
    • Infeksi saluran pernafasan: streptococcus pneumoniae, stafilococcus bukan penghasil penisilinase, E. coli.
    • Infeksi saluran kemih: E. coli, P. mirabilis dan streptococcus faecalis.
    • Gonorrhea; N. gonorrhoeae (bukan penghasil penisilinase).
  • Kategori kehamilan dan menyusui: Obat kategori B: studi terhadap system reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan resiko bagi janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan adanya efek samping.
  • Digunakan oleh: Dewasa dan Anak-anak.

 

Kontraindikasi

Amoxicillin tidak boleh digunakan oleh penderita yang alergi atau hipersensivitas terhadap antibiotika B lactam (penisilin, sefalosporin)

 

Peringatan dan perhatian:

  • Hati-hati pada pemberian obat ini pada penderita leukemia limphatik Karena kepekaan terhadap rash kulit yang disebabkan ampisilin.
  • Obat ini dapat menyebabkan terjadinya kolitis yang berat.
  • Sebelum pengobatan dengan amoxicillin harus dilakukan pemeriksaan reaksi kepekaan terhadap penisilin.
  • Penggunaan amoxicillin pada wanita hamil dan menyusui harus dengan hati-hati.
  • Apabila pengobatan dengan amoxicillin dalam jangka waktu panjang maka harus diserta dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan fungsi ginjal, hati dan darah.
  • Bagi penderita dengan gagal fungsi ginjal perlu dimonitor tingkat plasma dan urin harus dilakukan untuk penyesuaian dosis.

 

Dosis Amoxicillin

Dosis dan lamanya penggunaan amoxicillin tergantung pada jenis infeksi yang sedang diobati, tingkat keparahannya dan kondisi umum kesehatan pasien. Biasanya, dosis yang dianjurkan oleh dokter adalah 250 mg – 500 mg per 8 jam selama 5 – 10 hari. Sedangkan bagi penderita anak-anak, dosis akan ditentukan berdasarkan berat badan.

 

Cara Menggunakan Amoxicillin yang Benar

Ikuti petunjuk dokter dalam menggunakan amoxicillin. Jangan mengurangi atau menambahkan dosis yang dianjurakn kecuali atas perintah dokter anda.

Penggunaan antibiotik ini, sangat disarankan untuk menghabiskan semua dosis yang telah diberikan oleh dokter, meskipun anda merasa sudah sehat. Hal ini dilakukan agar dapat mencegah infeksi kambuh kembali.

Minumlah amoxicillin dengan air putih dan jangan mengunyahnya. Obat ini sebaiknya diminum setelah makan.

Agar pengobatan optimal, maka gunakanlah amoxicillin setiap hari pada jam yang sama. Selain itu, pastikan juga jarak waktu yang cukup antara dosis dengan dosis berikutnya. Dan bila terlewatkan maka segera minum bila jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Akan tetapi bila sudah dekat, maka jangan menggandakan dosis.

 

Penting diingat! Jangan berbagi antibiotik dengan orang lain, Karena obat yang anda gunakan belum tentu cocok dengan orang lain dan bahkan malah dapat membahayakan kesehatan mereka.

 

Interaksi Obat

Amoxicillin dapat menyebabkan peningkatan terjadinya reaksi kulit bila digunakan bersamaan dengan allupurinol. Sedangkan penggunaan obat ini dengan probenesid maka dapat meningkatkan dan memperpanjang level darah dari amoxicillin.

 

Efek Samping Amoxicillin

Seperti halnya obat antibiotik lainnya, amoxicillin juga berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, meskipun hal ini tidak dialami oleh semua orang. Bila anda mengalami efek samping yang berkepanjangan dan beritahu obat-obatan lain yang anda gunakan. Berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain:

  • Urtikaria
  • Serum sickness
  • Mual
  • Muntah
  • Diare

 

Harga Obat

Amoxicillin dapat diproduksi oleh PT. Novapharin Pharmaceutical Industries – Gresik – Indonesia.

Harga obat ini 1 strip @10 tablet berkisar antara Rp. 5.775,- (HET)

 

Baca lebih lanjut tentang: