Bersol Krim | Clobetasol Propionate Cream 0.05%

Bersol adalah merk dagang obat dari PT. Bernofarm yang berisi clobetasol propionate 0.05%. Setiap gram bersol krim mengandung clobetasol propionate 0.05%. Bersol krim dengan bahan aktif clobetasol propinate tersedia dalam tube 5 gram dan 15 gram.

Clobetasolpropinatemerupakan golongan kortikostiroid yang sangat aktif digunakan secara topikal untuk anti-inflamasi, antipruritik, dan vasokonstriksi. Mekanisme dari aktivitas topikal anti-inflamasi steroid, secara umum, tidak jelas. Akan tetapi, bagamanapun kortikostiroid dianggap beraksi dengan menginduksi protein inhibitor phospholipase A2, secara kolektif disebut lipocortins. Protein ini diyakini mengontrol biosintesis dari mediator inflamasi poten seperti prostaglandin dan leukotrien dengan menghambat pelepasan dari prekursornya, asam arakidonat. Asam arakidonat dilepaskan dari membran fosfolipid oleh phospholipase A2. Informasi lebih lanjut tentang obat dolofen-f kapsul, lihat informasi berikut ini!

bersol krim
Bersol krim kemasan 15 gram.

Tentang Obat Bersol Krim

Kandungan: Clobetasol propionate 0.05%.

Golongan: Obat keras.

Jenis: Kortikostiroid.

Bentuk: Salep.

Cara Pemberian : Topikal.

Cara Penyimpanan:

  • Di bawah suhu 30 derajat Celcius.
  • Terlindungdari cahaya.

Indikasi:

  • Dermatosis yang lebih resisten.
  • Psoriasis (kecuali psoriasis plaaque yang meluas).
  • Eczema recalcitrant.
  • Lichen planus.
  • Discoid lupus erythematosus.

Kontraindikasi:

  • Penderita yang hipersensitif terhadap clobetasol.
  • Rosacea.
  • Acne vulgaris.
  • Perioral dermatitis.
  • Infeksi primer pada kulit karena virus (seperti herpes simplex, chicken pox).
  • Infeksi primer pada lesi kulit yang disebabkan oleh fungi (seperti candidiasis, tinea).
  • Infeksi primer pada lesi kulit yang disebabkan oleh bakteri (seperti impetigo).
  • Genital pruritus.
  • Dermatosis pada anak dibawah usia 1 tahun, termasuk dermatitis dan napkin eruption.

Digunakan oleh: Dewasa.

Bersol krim digunakan untuk pengobatan jangka pendek terhadap dermatosis yang lebih resisten, seperti psoriasis (kecuali psoriasis plaque yang meluas). Eczema recalcitrant, lichen planus, discoid lupus erythematosus dan kondisi lain yang respon tidak memuaskan terhadap steroid yang kurang aktif.

Dosis bersol yang tepat adalah sesuai anjuran dokter. Biasanya obat ini dioleskan tipis-tipis pada lesi yang sakit 1-2 kali perhari. Obat ini hanya untuk penggunaan luar dan hindari kontak dengan mata. Perlu diingat bahwa penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Perlu kalian ketahui bahwa clobetasol propionate merupakan kortikostiroid topikal berpotensi tinggi dan telah memperlihatkan penekanan HPA axis pada dosis yang lebih rendah dari 2 g perhari. Absorpsi sistemik dari kortikostiroid topikal disebabkan penekanan HPA axis, seperti cushing sindrom, hiperglikemia dan glukosuria pada pasien. Absorpsi sistemik akan bertambah bila digunakan pada daerah yang luas, penggunaan jangka panjang dan dengan penggunaan pembalut. Oleh karena itu, penderita mendapatkan kortikostiroid dengan dosis yang besar atau penggunaan pada daerah yang luas sebaiknya dievakuasi secara berkala terhadap penekanan HPA. Bila terjadi penekanan HPA, kurangi frekuensi pemakaian atau substitusi dengan kortikostiroid yang kurang poten. Dan bila terjadi iritasi maka segera hentikan pengobatan dan ganti terapi yang sesuai.
Bila penggunaan kortikostiroid pada daerah tertentu seperti wajah, pangkal paha, ketiak karena mudah terjadi atropi dibanding bagian lain maka pasien harus mendapatkan pengawasan dalam penggunaannya. Sedangkan penggunaan pada ibu hamil hanya setelah mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya terhadap fetus dan jangan menggunakan secar intensif dalam jumlah besar atau jangka panjang. Hati-hati apabila digunakan pada wanita menyusui karena kortikostiroid diekskresikan melalui air susu ibu (ASI).

Penggunaan obat ini pada anak-anak dibawah usia 12 tahun tidak dianjurkan. Tetapi, bila digunakan pada anak-anak atau wajah, penggunaan dibatasi hanya boleh selama 5 hari dan jangan menggunakan pembalut. Penggunaan topikal kortikostiroid yang poten dalam jangka lama dapat menimbulkan perubahan atropi terutama pada daerah wajah dibandingkan bagian tubuh lainnya. hal ini yang harus diingat ketika merawat kondisi seperti psoriasus, discoid lupus erythematosus dan eksim berat. Bila harus dioleskan pada kelopak mata, maka diperlukan pengawasan untuk memastikan bahwa sediaan tidak masuk ke mata, karena dapat mengakibatkan glaukoma.

Efek samping dolofen-f yang mungkin terjadi, diantaranya adalah rasa terbakar, gatal, atropi kulit, iritasi, kering, follikulitis, hipertrikosis, cacar air, hipopigmentasi, perioral dermatitis, alergi dermatitis kontak, maserasi kulit, infeksi sekunder, striae, miliaria dan absopsi sistematik dari topikal kortikostiroid dapat menyebabkan supresi adrenal yang bersifat reversibel, cushing sindrom, hiperglikemia dan glukosuria pada beberapa penderita.

Harga Bersol krim 1 dus @ 1 tub berkisar antara Rp. 55.000,- (HET). Obat ini diproduksi oleh PT. Bernofarm, Sidoarjo – Indonesia.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *