Cara Menghitung Masa Subur Wanita

PerawatanKesehatan.com – Menghitung masa subur merupakan salah satu cara tepat untuk merencanakan atau menunda kehamilan. Kehamilan maupun kelahiran yang tepat dan aman sesuai rencana adalah bila terjadi pada Wanita yang berusia antara 20 – 30 tahun.

Cara menghitung masa subur

Umumnya menghitung masa subur dijadikan patokan bagi pasangan suami isteri yang menginginkan kehamilan atau menunda kehamilan. Kehamilan dapat terjadi ketika berhubungan badan pada saat masa subur. Masa subur wanita terjadi pada saat pelepasan sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium) dan hanya satu kali dalam setiap siklus haid. (Baca juga: Proses terjadinya kehamilan Wanita)

 

Siklus Haid.

Haid terjadi setiap 28 hari sekali dari masa subur di mulai dari haid yang pertama (menarche) sampai dengan episode terakhir (menopause) dari haid pada wanita. Siklus haid normal adalah terjadi setiap 25 – 31 hari, dengan lama antara 2 – 6 hari. Haid dapat terjadi karena sel telur pada saat masa subur atau ovulasi tidak dibuahi. Adapun tiga organ penting yang bekerja sama dalam pembentukan haid adalah kelenjar hipofisis (depan), indung telur dan rahim.

 

Sistem Kalender.

Sistem kalender merupakan cara dan metode yang dapat digunakan untuk menentukan kapan masa subur itu terjadi. Menentukan masa subur wanita dengan sistem kalender terdapat dua cara yaitu menghitung masa subur dengan siklus haid teratur dan dengan siklus haid tidak teratur.

 

Cara Menghitung Masa Subur Pada Siklus Haid Teratur.

Bagi wanita yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung rata-rata 14 +/- 2 hari sebelum haid selanjutnya. Maksudnya masa subur berlangsung pada hari ke 12 hingga hari ke 16 sebelum tanggal haid yang akan datang.

 

Cara Menghitung Masa Subur Pada Siklus Haid yang Tidak Teratur.

Bagi wanita yang siklus haidnya tidak teratur, pertama harus di catat siklus haid sekurang-kurangnya 3 siklus terakhir dan tentukan siklus pendek dan panjangnya. Lalu, dari jumlah hari pada siklus terpendek di kurangi 18 hari sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpanjang di kurangi 11 hari. Dua angka yang diperoleh merupakan perkiraan masa subur berlangsung.

Contoh:

Siklus terpendek = 20, dan siklus terpanjang = 30 , maka masa subur dapat dihitung, 25 – 18 = 7, sedangkan  31 – 11 = 20, jadi perkiraan masa subur berlangsung pada hari ke 7 sampai hari ke 20.

Simak video cara menghitung masa subur haid tidak teratur berikut ini:

Menurut Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, FKUI. 2007 menjelaskan bahwa sel telur dapat hidup sampai 24 jam setelah masa subur, sedangkan sel sperma dapat hidup dan membuahi sel telur selama 48 jam setelah keluar dari alat kemaluan pria. Jadi, Agar isteri cepat hamil maka lakukanlah hubungan badan pada masa subur supaya sel sperma suami dapat membuahi sel telur yang sudah matang. Tetapi, cara ini tidak mudah bagi wanita yang siklus haidnya tidak teratur karena kesulitan untuk mengetahui kapan masa subur tersebut.

 

Referensi.

  1. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi IV Jilid I, Jakarta: Balai Penerbit FKUI, 2007.

Reply