Dolofen-F Kapsul| Ibuprofen, Obat Anti Inflamasi Non-Steroid

Dolofen-F adalah merk dagang obat yang berisi ibuprofen 400 mg, setiap kapsul Dolofen-F mengandung ibuprofen 400 mg. Ibuprofen adalah golongan obat anti inflamasi non-steroid yang mempunyai efek anti inflamasi, analkgesik dan atipiretik. Ibuprofen biasanya digunakan untuk meringankan nyeri dan inflamasi dengan menghambat sintesis prostaglandin. Informasi lebih lanjut tentang obat dolofen-f kapsul, lihat informasi berikut ini!

dolofen F kapsul

Tentang Obat Dolofen-F Kapsul

Kandungan: Ibuprofen 400 mg.

Golongan: Obat keras.

Jenis: Anti inflamasi Non-steroid (AINS).

Bentuk: Padat.

Cara Pemberian : Per oral.

Cara Penyimpanan: Di bawah suhu 30 derajat Celcius.

Indikasi:

  • Nyeri ringan sampai sedang.
  • Nyeri gigi.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri haid.
  • Nyeri setelah operasi dan setelah persalinan.
  • Nyeri pada arthritis rheumatoid.
  • Osteoarthritis.

Kontraindikasi:

  • Penderita yang hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat anti inflamasi non steroid (AINS) lain.
  • Penderita dengan ulkus peptikum (tukak lambung dan deudenum) yang berat dan aktif.
  • Penderita sindroma polip hidung.
  • Penderita yang menggunakan asetosal atau obat anti inflamasi non steroid lainnya akan timbul gejala asma, rinitis/urtikaria.
  • Penderita yang sedang hamil tiga bulan terakhir (trimester III).
  • Pengobatan nyeri peri-operatif pada bedah pintas koroner.

Digunakan oleh: Dewasa.

Dolofen-F kapsul digunakan untuk meringankan nyeri ringan sampai sedang, misalnya nyeri gigi, nyeri otot dan sendi, nyeri kepala, nyeri haid, nyeri pasca operasi dan pasca persalinan. Juga untuk mengurangi nyeri pada arthritis rheumatoid dan osteoarthritis.

Dosis dolofen-f yang tepat adalah sesuai anjuran dokter. Biasanya dokter memberikan obat ini per oral tiga kali sehari, dosisnya disesuaikan dengan usia, berat badan dan kondisi pasien. Perlu diingat bahwa penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Hati-hati terhadap reaksi hipersensitif karena reaksi-reaksi seperti shock dapat terjadi. Umumnya dokter tidak akan memberikan sediaan ini bila nyeri akibat peri-operatif pada bedah pintas koroner. Dan biasanya obat ini disarankan untuk dikonsumsi bersama makanan atau susu agar tidak mengganggu lambung.

Efek samping dolofen-f yang mungkin terjadi, diantaranya adalah keluhan ruam kulit, trombositopenia, bronchospasme dan gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, susah buang air besar dan nyeri pada lambung. Perlu kalian ketahuai bahwa obat anti inflamasi non-steroid (AINS) dapat menyebabkan risiko trombotik kardiovaskuler serius, infark miokard, dan stroke, yang dapat berakibat fatal dan resiko ini meningkat dengan lamanya penggunaan. Selain itu, AINS juga menyebabkan peningkatan risiko efek samping yang serius pada saluran cerna, termasuk pendarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus, yang dapat berakibat fatal. Sedangkan pada efek kardiovaskuler dapat mengalami kejadian trombotik kardiovakuler, tekanan darah tinggi, gagal jantung kongestif dan edema. Sedangkan efek pada saluran cerna dapat beresiko terjadinya ulserasi, perdarahan, dan perforasi.

Hati-hati penggunaan pada penderita sistemik lupus eritematosus dan gangguan fungsi hati dan ginjal, penderita asma, gagal jantung, dan tentunya tidak boleh melebihi dosis yang di tentukan, ok!
Oh iya, terkadang gangguan penglihatan dan warna dapat terjadi, tetapi akan sembuh bila pengobatan dihentikan.

Harga Dolofen-F 1 dus, 10 blister @ 10 kapsul berkisar antara Rp. 100.875,- (HET). Sedangkan harga 1 blister @ 10 kapsul berkisar antara Rp. 10.086,- (HET). Obat ini diproduksi oleh PT. Tempo Scan Pacific Tbk, Bekasi – Indonesia, untuk PT. Supra Ferbindo Farma, Bekasi – Indonesia

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *