16 Keluhan keluhan yang umum Selama Masa Kehamilan

PerawatanKesehatan.com – Kehamilan yang dialami oleh seorang wanita membawa begitu banyak perubahan hormon dan perubahan fisik. Perubahan tersebut biasanya menimbulkan keluhan keluhan yang umum selama masa kehamilan dapat membuat ibu menjadi panik dan takut, kadang kala juga membuat suami dan keluarga ikut panik dan takut dengan kondisi yang sedang dialami oleh ibu hamil tersebut.

 

Hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan cara yang sederhana tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Namun, apabila keluhan tersebut dianggap serius maka sebaiknya konsultasikan dengan bidan atau dokter sepesialis kebidanan dan kandungan terdekat Anda.

16 Keluhan-keluhan yang umum Selama Masa Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil berkonsultasi dengan bidan.

 

Berikut ini beberapa keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil beserta dengan solusi sederhana yang dapat dilakukan.

 

16 Keluhan keluhan yang umum Selama Masa Kehamilan adalah:

 

1. Mual dan muntah.

Sejalan dengan hilangnya nafsu makan, maka mual-mual akan mulai dirasakan dan terkadang disertai dengan keluhan muntah. Penting di ingat , hal ini tidak akan berbahaya karena disebabkan oleh adanya kehamilan. Biasanya keluhan mual dan muntah akan hilang pada bulan ke empat. Mengkonsumsi obat-obatan anti mual yang aman pada kehamilan dapat diminta pada bidan atau dokter anda. Terkadang keluhan mual dan muntah berlanjut secara berlebihan sehingga menyebabkan tidak adanya makanan ataupun minuman yang dapat masuk. Berat badan juga akan mengalami penurunan secara derastis dan kulit akan Nampak kurang cairan. Kondisi inilah yang dapat membahayakan ibu dan janin akibat adanya ketidak seimbangan cairan atau mineral. Untuk mengatasi kondisi ini ibu hamil harus dirawat di Rumah Sakit ataupun unit pelayanan kesehatan terdekat agar dapat diberikan cairan dan pengobatan lebih lanjut.

 

2. Hilangnya Nafsu Makan.

Nafsu makan hilang biasanya terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan (trimester 1). Kondisi ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa diberikan pengobatan.adapun cara lain untuk meningkatkan nafsu makan adalah dengan memotivasi diri anda untuk memberikan nutrisi yang terbaik  bagi janin anda.

 

3. Gangguan Saluran Cerna (Rasa Penuh atau Terbakar).

Bila keluhan ini disertai dengan rasa mual dan muntah sering dikenal dengan istilah “morning sickness” keluhan ini dapat diatasi dengan “ngemil” yaitu denga cara makan makanan kecil kering (biscuit) dengan cara sedikit-sedikit tapi sering. Hindari makan makanan berlemak, sulit dicerna atau makanan dengan bumbu spicy. Bila keluhan tetap tidak bisa hilang, ibu dapat mengkonsumsi obat magh yang dapat di beli sendiri secara langsung di apotik tanpa harus menggunakan resep dokter.

 

4. Ngidam.

Kehamilan sering menyebabkan  ibu menginginkan hal-hal yang tidak wajar (diluar dari yang biasa) dan rasa untuk mengkonsumsi makanan tertentu. Hal ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan dukungan dan pengertian dari suami ataupun keluarga. Rasa aneh ini biasanya akan hilang pada usia kehamilan 4 bulan (17 minggu).

 

5. Sulit Tidur.

Sulit tidur yang biasanya disertai dengan perasaan cemas dapat terjadi karena ketidak nyamanan karena kondisi perut yang semakin membesar pada usia kehamilan yang sudah tua. Untuk mengatasinya sebaiknya dapat di coba dengan mengkonsumsi makanan ringan sebelum tidur dan tidur dengan posisi yang paling nyaman dan beristirahatlah pada siang hari untuk mengimbanginya. Jangan sekali- sekali menggunakan obat tidur untuk mengatasi masalah sulit tidur pada ibu hamil karena sangat berbahaya bagi janin yang ada di dalam perut ibu.

 

6. Cepat Lelah.

Mudah lelah yang dialami oleh ibu sering dialami pada awal kehamilan terutama pada ibu-ibu yang nafsu makannya berkurang, mual-mual dan muntah. Untuk mengatasi keluhan seperti pada dasarnya tidak memerlukan pengobatan. Selain pada ibu hamil dengan morning sicknes keluhan ini juga dapat dialami oleh ibu-ibu yang hamil tua. Hal ini disebabkan karena beban yang berat, tekanan Rahim pada rongga dada terutama apabila ibu sedang duduk atau tidur. Untuk mengatasinya Usahakan untuk memperbanyak istirahat baik siang maupun malam. Posisi tidur miring ke kiri akan membantu memperlancar peredaran darah dan bermanfaat untuk pertumbuhan janin. Keadaan ini juga dapat disebabkan karena anemia (kurang darah) yang biasanya terjadi alamiah pada kehamilan. Hal ini dapat di cegah dengan mengkonsumsi tablet bezi dan protein yang dapat di dapatkan dari bidan ataupun dokter kebidanan & kandungan (Sp.OG) anda.

 

7. Sakit Kepala atau Pening.

Keluhan sakit kepala atau pening sering menyertai dengan keluhan mual-mual dan muntah. Keluhan ini seperti halnya penderita migrain (pusing sebelah). Dapat diatasi dengan mengusahakan bisa tidur. Bila tidak hilang setelah tidur,  maka segera berkonsultasi dengan bidan atau dokter spesialis kebidanan & kandungan (Sp.OG) anda untuk mendapatkan obat sakit kepala yang aman pada kehamilan.

Sakit kepala hebat pada kehamilan trimester 2 & 3, disertai dengan nyeri pada ulu hati dan pandangan menjadi kabur serta terjadi kenaikan tekanan darah tinggi (hipertensi), maka segera berkonsultasi secara langsung ke dokter spesialis kebidanan & kandungan (Sp.OG) terdekat. Karena hal ini merupakan tanda-tanda dari preeklamsia (keracunan kehamilan).

 

8. Sembelit atau Susah Buang Air Besar (Konstipasi).

Susah buang air besar (konstipasi) dapat diatasi dengan banyak minum (6-8 gelas perhari). Selain itu, cara lain untuk mengatasi keluhan ini adalah dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat, misalnya buah-buahan & sayur-sayuran.

 

9. Wasir atau Ambien.

Adanya wasir atau yang disebut dengan hemorrhoid atau varisme terjadi karena perubahan hormonal selama masa kehamilan, dan biasanya akan bertambah berat bila sebelum kehamilan telah memiliki keluhan ini. Keluhan wasir/ambien juga dapat terjadi pada alat klamin luar atau pada jalan lahir (Mrs.V). Akan tetapi kondisi ini tidak menjadi alasan yang menyebutkan bahwa persalinan harus dengan operasi.

 

10. Sakit Perut bagian bawah.

Sakit perut bagian bawah dikarenakan adanya regangan dinding perut yang mulai membesar sesuai dengan bertambahnya volume Rahim (biasanya akan mulai dirasakan pada bulan keempat). Terkadang hal ini juga dirasakan saat janin/calon bayi bergerak. Gerakan janin/calon bayi akan mulai dirasakan pada hamil 5 bulan (pada kehamilan pertama), sedangkan pada kehamilan kedua dan seterusnya akan dirasakan setelah kehamilan 4 bulan. Sakit perut bagian bawah ini tidak memerlukan pengobatan.

 

11. Nyeri Pinggang atau Nyeri Bokong.

Nyeri pinggang maupun nyeri bokong yang muncul akibat poros tulang belakang sudah mulai berubah. Kondisi ini biasanya dirasakan setelah trimester 2, dan terjadi ketika ibu sedang berdiri atau duduk terlalu lama. Untuk mengatasi keluhan ini dapat dimulai dengan melakukan senam hamil dan menambah waktu istirahat. Ketika berduaan dengan suami, maka mintalah untuk memijat punggung bagian bawah anda. Selain itu, gunakanlah sepatu hak rendah saat kehamilan.

 

12. Kebas (mati rasa/baal) dan Kejang/Kram pada Tangan & Kaki.

Keluhan kebas atau kram pada tangan & kaki seringkali dimulai sejak usia kehamilan trimester 2. Kondisi ini dapat terjadi karena kurang kalsium atau komponen vitamin maupun mineral lainnya. Hal ini tidak berbahaya, jadi anda dapat mengkonsumsi kalsium atau vitamin untuk menjadi solusinya tentunya dengan berkonsultasi terlebih dahulu ke bidan atau dokter spesialsi kebidanan & kandungan (Sp.OG) terdekat.

 

13. Sering Kencing atau Beser.

Keluhan sering kencing sering dialami oleh ibu hamil sejak awal kehamilannya. Hal ini dapat disebabkan karena Rahim yang semakin membesar akan meregangkan kandung kencing. Ibu hamil harus terbiasa dengan kondisi ini karena hal ini tidak diperlukan pengobatan. Keluhan ini akan semakin sering dialami terutama pada akhir kehamilan karena bagian bawah janin sudah masuk ke rongga panggul dan akan menekan kandung kencing.

 

14. Bengkak kaki.

Kaki bengkak disebabkan oleh adanya bendungan aliran darah pada pembuluh darah balik. Keluhan ini biasanya akan mulai dirasakan pada trimester 3. Bila adanya kaki bengkak tidak disertai dengan peningkatan tekanan darah maka biasanya hal ini tidak membahayakan. Keluhan kaki bengkak ini akan hilang dengan istirahat rebahan dengan menyimpan kaki pada posisi lebih tinggi dibandingkan jantung (dada). Adapun keluhan bengkak yang perlu dikonsultasikan adalah bengkak pada kelopak mata, punggung tangan, kaki disertai dengan sakit kepala hebat dan adanya tekanan darah tinggi. Hal ini merupakan tanda-tanda preeklamsia.

 

15. Kontraksi.

Kontraksi Rahim dapat terjadi tanda disertai rasa sakit atau terasa perut sedikit menegang. Umumnya hal ini terjadi dan disebut kontraksi ‘Braxton Hicks’, makin tua kehamilan maka makin sering. Hati-hati dengan kontraksi “ancaman premature” yang terjadinya lebih sering dan biasanya disertai dengan rasa sakit.

 

16. Gatal-Gatal atau Kelainan Kulit Lainnya.

Kelainan kulit selama kehamilan dapat berupa gatal-gatal, garis kehamilan, jerawat, bitnik-bintik pigmentasi, garis hiperpigmentasi (coklat atau kehitaman), garis hiperpigmentasi atau lainnya. Hal ini dapat dikurangi dengan pemakaian lotion atau handbody yang aman untuk ibu hamil.

 

Demikian keluhan keluhan yang umum selama masa kehamilan yang disampaikan oleh dr. M. Sitorus., Sp.OG (Spesialis kebidanan & kandungan), Semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi para ibu hamil.

Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

Baca juga: Apa tanda tanda bahaya kehamilan?