Obat Gula Glimepiride: Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

Obat Gula Glimepiride: Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

Obat gula glimepiride 2 mg © a3/perawatankesehatan.com

Dear Sejawat se-tanah air, yang sedang mencari informasi tentang obat gula, maka obat gula glimepiride bisa dijadikan pilihan. Obat gula glimepiride berbentuk tablet ini tentunya mempunyai beberapa kontraindikasi dan efek samping yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian obat. Terdapat beberapa pertanyaan yang perlu mungkin ditanyakan oleh penderita atau keluarga penderita berhubungan dengan obat ini yaitu siapa yang boleh menggunakan obat gula glmepiride? Bagamana cara penggunaan, dosis dan efek samping obat gula glimepiride? Dan satu lagi yaitu berapakah harga obat gula glimepiride ini?

 

Farmakologi Obat Gula Glimepiride

Obat gula glimepiride adalah obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah yang diberikan melalui mulut dan termasuk dalam kelompok sulfonilurea.

Absorsi

Obat ini dapat diserap secara sempurna dalam saluran pencernaan setelah diberikan lewat mulut.

Distribusi

Obat ini terikat dengan protein lebih dari 99,5 persen.

Metabolisme

Obat ini di metabolisme secara sempurna oleh biotransformasi oksidatif baik setelah pemberian lewat mulut atau intravena.

Ekskresi

sekitar 60 persen radioaktifas total ditemukan dalam urin dalam 7 hari dengan jumlah sebanyak 80-90% M1 (terutama) dan M2 ditemukan dalam urin pada saat C-glimepiride diberikan lewat mulut.

 

Komposisi Obat Gula Glimepiride

Obat ini mengandung glimepiride yang tersedia dalam tablet 1, 2, 3 dan 4 mg.

 

Kegunaan atau Indikasi Obat Gula Glimepiride

Obat ini digunakan untuk penderita dengan diabetes mellitus tipe II dengan hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) yang tidak dapat dikontrol dengan diet dan latihan tersendiri. Glimepiride digunkanan sebagai penunjang dalam diet dan latihan untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Obat ini juga dapat dikombinasi dengan insulin, akan tetapi kombinasi tersebut dapat berpotensi meningkatkan terjadinya hipoglikemia (kadar gula darah rendah).

 

Kontraindikasi

Obat gula ini tidak boleh diberikan kepada orang yang menderita sebagai berikut:

  • Alergi atau hipersensitivitas terhadap bahan obat ini.
  • Diabetik ketoasidosis, dengan atau tanpa diserta koma.
  • Hamil.
  • Menyusui.

 

Dosis Obat Gula Glimepiride

Dosis obat ini harus sesuai dengan resep dokter. Adapun dosis yang tertera pada kemasan obat ini yaitu sebagai berikut:

Dosis awal biasanya adalah 1 mg perhari.

Pada dasarnya dosis obat gula glimepiride ditentukan oleh tingkat gula darah penderita. Dosis terendah yang mana cukup untuk mencapai kontrol metabolic yang diinginkan. Pengobatan dengan glimepiride harus dimulai & diawasi oleh dokter.

 

Cara Penggunaan Obat

Penderita diabetes mellitus tipe II dengan kadar gula darah tinggi diberikan dosis sesuai dengan aturan yang berlaku dan berhenti menggunakan apabila sudah dianjurkan oleh dokter. Pemberian glimepiride harus ditelan tanpa dikunyah dan dengan jumlah air yang cukup (kira-kira ½ gelas).

 

Overdosis

Bila kelebihan dalam menggunakan glimepiride maka dapat menyebabkan kadar gula darah rendah. Adanya gejala-gejala kadar gula darah rendah ringan tanpa kehilangan kesadaran harus diberikan pengobatan dengan glukosa lewat mulut disertai dengan penyesuaian dosis dan pola makan.

 

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu kamar berkisar antara 25 – 30 derajat Celcius dan tempat kering, tentunya harus terhindar dari jangkaun anak-anak.

 

Efek Samping Obat Gula Glimepiride

Seperti halnya obat gula lainnya, obat ini juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin terjadi yaitu:

  • Kadar gula darah rendah.
  • Rasa laper.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Anemia.
  • Lemah.
  • Gangguan tidur.
  • Mengantuk.
  • Gangguan pada perhatian dan reaksi.
  • Gelisah.
  • Agresif.
  • Gangguan pada konsentrasi.
  • Depresi.
  • Bingung.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Penurunan kadar natrium dalam serum.
  • Perubahan akomodasi atau penglihatan kabur.
  • Leukopenia.
  • Trombositopenia.
  • Tremor.
  • Vasculitis alergi.
  • Koma.
  • Pusing.
  • Kehilangan pikiran yang tidak waras.
  • Urtikaria.
  • Bicara kacau.
  • Kehilangan kemampuan menggunakan kata-kata.
  • Gangguan pada penglihatan.

Baca juga: Obat Flu Nipe Drop untuk Anak: Kegunaan, Dosis, Efek Samping dan Harga

 

Interaksi Obat

Dengan insulin dan metformin dapat meningkatkan terjadinya kadar gula darah rendah.

Glimepiride dapat sedikit menurunkan respon farmakodinamik warfarin, Namun bermakna secara statistic.

Mikonazol dengan obat-obatan hipoglikemia menyebabkan hipoglikemia yang berat.

Penting diingat bahwa penderita harus diawasi secara ketat, bila obat-obat golongan thiazid dan diuretik lainnya, fenothiazin, kortikostiroid, produk-produk tiroid, estrogen, pil KB, fenitoin, asam nikotinik, simpatomimetik, dan isoniazid diberikan bersamaan glimepiride Karena obat-obatan tersebut cenderung menyebabkan kadar gula darah tinggi dan dapat pula menyebabkan hilangnya kontrol kadar gula darah.

 

Peringatan dan perhatian:

Penderita harus dijelaskan tentang resiko hipoglikemia, gejala-gejalanya, pengobatannya, kondisi-kondisi yang merupakan predisposisi terjadinya hipoglikemia.

Penderita harus dijelaskan tentang resiko dan efek dari glimepiride, tentang penggunaannya bersamaan dengan diet, latihan fisik dan harus ditekankan pentingnya kerjasama penderita yang adekuat.

Kontrol gula darah dapat memburuk pada kondisi-kondisi stress seperti trauma, pembedahan, infeksi dengan demam. Dalam kasus seperti ini biasanya diperlukan tambahan insulin yang dikombinasi dengan glimepiride atau insulin itu sendiri.

Hati-hati bila glimepiride harus diberikan kepada penderita dengan gangguan fungsi ginjal Karena penderita dengan gangguan fungsi ginjal lebih sensitif terhadap efek penurunan gula dari glimepiride.

Keamanan dan keefektifan glimepiride pada anak-anak belum dapat diketahui secara pasti.

 

Harga Obat Gula Glimepiride

Obat glimepiride diproduksi oleh PT Bernofarm – Sidoarjo – Indonesia

Harga per box obat ini berkisar antara Rp. 226.875 (HET)

bagi setiap orang yang sakit pasti akan menimbulkan kecemasan. Tetapi, kita harus percaya bahwa adanya penyakit pasti ada obatnya. Oleh Karena itu, tetap semangat dan terus berusaha. Tentunya segera periksa ke dokter atau unit pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Reply