Penyebab Obesitas Pada Anak Tanpa Disadari

Obesitas pada Anak

PerawatanKesehatan.com – Memiliki anak yang badannya berisi dan pipi chubby seringkali menjadi pusat perhatian bagi orang-orang disekitarnya bahkan tak jarang yang memberikan pujian. Selain itu, juga akan membuat anak tersebut semakin lucu. Walaupun demikian anak yang terlalu gemuk atau yang lebih dikenal dengan istilah obesitas pasti akan banyak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Biasanya permasalahan ini yang membuat orang tua cemas, padahal pada umumnya penyebab obesitas pada anak karena diwarisi dari gen orang tuanya dan disertai dengan kesalahan dalam pengaturan pola makan yang kurang baik.

Pada artikel ini akan membahas tentang penyebab obesitas pada anak yang seringkali dilakukan oleh orang tua tanpa disadari yang hanya akan memicu terjadinya gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada saat remaja adalah resiko terkena penyakit yang berkaitan pada jantung dan pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi dan kencing manis. Keadaan ini hanya akan membuat aktivitas pada anak terhambat dan tak menutup kemungkinan akan menyebabkan masalah kesehatan yang baru. Jadi, sebagai Orang tua sebaiknya melakukan pencegahan supaya berat badan pada anak tetap terkontrol.

 

Pengertian Obesitas.

Istilah obesitas seringkali ditujukan hanya pada orang yang gemuk. Dapat dikatakan obesitas harus dengan melakukan perhitungan dahulu tidak hanya dengan kasat mata. Menurut pengertian Buku Ajar Ilmu Penyakit Penyakit Dalam, FKUI. 2006 bahwa obesitas adalah suatu penyakit berbagai faktor yang terjadi akibat penimbunan jaringan lemak berlebih di dalam tubuh yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan. Obesitas akan meningkatkan komplikasi di dalam tubuh dan berdampak pada menurunnya kualitas hidup.

Tubuh yang gemuk belum tentu obesitas. Untuk menentukan apakah orang tersebut obesitas maka kita harus mengukur IMT (Indeks Massa Tubuh). IMT merupakan indikator yang paling sering dipakai dalam menentukan berat badan berlebih (over weight) dan kegemukan (obesitas). Rumus mengukur IMT yaitu dengan cara pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam satuan meter. Dapat dikatakan obesitas bila hasil pembagian lebih dari 30.

IMT = BB (kg)/TB2

 

Obesitas pada Anak.

Ketika masih anak-anak seringkali ibu memberikan makanan tambahan yang berkalori tinggi diikuti dengan paksaan Ibu yang memaksa anaknya untuk menghabiskan makanan walaupun sebenarnya anak tersebut sudah kenyang. Masuknya makanan yang berkalori tinggi dapat menyebabkan anak menjadi gemuk sedangkan anak yang kurang aktif beraktifitas dapat memicu terjadinya obesitas. Selain itu, membiarkan anak untuk makan sesuai seleranya dapat menyebabkan pola makan yang tidak terkontrol sehingga memicu untuk terjadinya obesitas. Pada anak yang gemuk belum dapat dikatakan obesitas karena hanya dapat dinilai dari hasil pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh).

 

Penyebab Obesitas pada Anak.

Pola makan yang kurang baik dapat menyebabkan obesitas. Penyebab obesitas pada Anak dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:

Banyak Makan Tinggi Kalori.
Pada Anak yang tidak terkontrol atau tidak dapat mengontrol makan biasanya mempunyai selera makan yang tinggi. Biasanya anak tersebut suka ngemil terutama makanan yang tinggi gula seperti coklat dan es cream dibandingkan dengan anak yang susah makan.

Kurang aktif beraktifitas.
Kurang aktif beraktifitas seringkali dihubungkan dengan faktor penyebab obesitas pada Anak. Karena lebih banyak diam hanya akan memicu terjadinya obesitas. Apalagi di zaman yang sekarang ini lebih banyak bermain laptop, gadget, game dibandingkan dengan beraktifitas fisik misalnya berlari mengejar layangan atau bersepeda.

Penyebab lain yang menyebabkan obesitas seperti yang kami jelaskan diatas dimana tanda disadari seorang Ibu mengharuskan anaknya untuk menghabiskan makanan yang sebenarnya anak sudah kenyang. Hal ini hanya akan memicu terjadinya obesitas pada Anak.

Sebagai Orang tua seharusnya selalu menjaga pola makan yang baik dan teratur pada Anaknya. Agar tidak terjadi masalah kesehatan karena obesitas pada saat anak sudah remaja nanti.

 

Referensi:

  1. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi IV Jilid 1, Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006.

Baca juga selanjutnya: Datangi rumah sakit, beresiko terkena infeksi nosokomial.

Reply