Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasi

PerawatanKesehatan.com – Sungsang adalah posisi dimana bokong janin berada di posisi terendah di dalam panggul.

Bayi sungsan dapat diketahui dengan usg kandungan

Bayi sungsang dapat diketahui dengan pemeriksaan USG.

Tiga jenis sungsang yaitu:

  1. Bokong dahulu (frank breech) adalah letak bokong dibawah sedangkan kedua kaki diatas.
  2. Sungsang sempurna (complete breech) adalah letak letak bokong dibawah dengan kedua kaki disamping bokong (posisi janin seperti jongkok dalam bokong diatas mulut rahim dan lutut terangkat ke perut).
  3. Sungsang tidak sempurna (incomplete breech) adalah posisi bayi selain bokong, bagian tubuh lain seperti kaki atau lutut berada dibawah.

 

Penyebab Bayi Sungsang.

Posisi janin yang sungsang dapat dideteksi dengan perabadaan bagian luar. Jila bagian terasa yang paling keras dan besar berada di kutub atas perut, maka dapat diduga bayi tersebut berada dalam posisi sungsang. Selain itu ada juga cara lain untuk mendeteksi posisi janin dengan melakukan pemeriksaan di dalam jalan lahir menggunakan jari. Bila pada pemeriksaan luar dibagian panggul ibu terasa lunak sedangkan pada bagian atas terasa keras, berarti kemungkinan posisi janin sungsang. Jadi, untuk mengetahui secara pasti posisi janin sungsang atau tidak maka dapat dilakukan dengan pemeriksaan USG (ultrasonografi).

 

Berikut beberapa penyebab bayi sungsang dalam kandungan yaitu antara lain:

  • Kelainan bentuk rahim, contohnya bentuk rahim bagian bawah lebih besar dari pada bagian atas, sehingga bayi merubah posisinya menjadi sungsang.
  • Panggul sempit, sehingga mendorong bayi untuk mengubah posisinya menjadi sungsang.
  • Kembar air, dimana volume air ketuban melebihi normal sehingga bayi leluasa bergerak meskipun kehamilan telah memasuki trimester akhir.
  • Hamil kembar, dapat menyebabkan bayi berebut untuk mendapatkan posisi yang nyaman sehingga ada kemungkinan bokongnya berada dibawah rahim.
  • Rahim sangat elastic, sehingga janin berpeluang besar untuk berputar hingga memasuki minggu ke 37 ke atas.
  • Berat bayi rendah, sehingga bayi bebas bergerak. Dan biasanya pada usia kehamilan ke 28 – 34 minggu tubuh janin membesar sehingga tidak lagi bebas untuk bergerak dan biasanya ia telah menetap di satu posisi.
  • Plasenta previa (plasenta menutupi jalan lahir), sehingga bayi mencari daerah yang lebih luas di di bawah rahim.

 

Posisi bayi sungsang tentu saja berpengaruh pada proses persalinannya nanti bahkan dapat menimbulkan resiko. Pada persalinan spontan (melalui jalan lahir) dapat menimbukan resiko kegagalan bernafas spontan pada bayi saat atau beberapa saat setelah lahir, bayi menghirup kotoran pertamanya yang bercampur dengan air ketuban, dan perdarahan ke dalam paru – parunya. Sedangkan apabila dilakukan proses persalinan secara operasi bedah Caesar, bayi beresiko tulang pahanya patah disebabkan Karena air ketubannya habis dan bila penolong tidak ahli dalam mengeluarkan bayi.

 

Cara Mengatasi Bayi Sungsang.

Bila posisi bayi sungsang terjadi sebelum usia kehamilan ke 32 minggu, maka tidak perlu cemas Karena jumlah air ketuban masih cukup dan janin dapat bergerak bebas mengubah posisinya. Posisi sungsang masih dapat berubah menjadi melintang lalu berputar sehingga kepala bayi berada di bagian bawah rahim.

 

Cara Mengatasi Bayi Sungsang.

Berikut cara mengatasi bayi sungsang yaitu sebelum minggu ke 34, lakukan posisi bersujud dengan posisi perut menggantung ke bawah, lakukan 2 kali perhari selama 10 menit. Dan bila dilakukan teratur, maka kemungkinan 92% bayi sungsang akan kembali ke posisi normal. Dan bila setelah kehamilan memasuki usia 34 minggu posisi bayi masih sungsang, maka dokter akan mengubah posisinya menjadi normal dengan metode pemutaran posisi janin dari luar tubuh ibu, akan tetapi hal ini akan membuat ibu merasa kesakitan dan pasokan oksigen ke otak bayi dapat terganggu.

 

Dan penting ingat, bahwa pemeriksaan USG (ultrasonografi) baik 2 D, 3 D, atau 4 dimensi itu tidak akan dapat merubah posisi janin. Karena itu hanya sekedar pemeriksaan penunjang saja.

Cukup sekian pembahasan tentang penyebab dan cara mengatasi bayi sungsang. Bila bermanfaat maka:

Like, Komen, dan bagikan ya….

Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

 

Referensi:
  1. 30 perubahan tubuh selama hamil: menghilangkan kecemasan saat persalinan dan komplikasi kehamilan / Rusmalia B. Salman. Jakarta: Penerbit Pustaka Kemang. 2016.