Penyebab Kemandulan (Infertilitas) Pada Pria dan Wanita

PerawatanKesehatan.com – Sterilitas merupakan istilah yang dipergunakan untuk seseorang yang mutlak tidak mungkin untuk memperoleh keturunan, Contohnya Pria tanpa testis atau Wanita dengan aplasia genitalis. Kemandulan atau infertilitas menyatakan kesuburan yang berkurang.

Suatu pasangan dapat dikatakan mandul bila seorang isteri tidak dapat hamil dalam waktu 1 tahun setelah kawin disengaja (tanpa mempraktekkan konstrasepsi). Whitelaw menyatakan bahwa pasangan yang sehat 56,6% menjadi hamil pada bulan pertama dan 78,9% dalam 6 bulan yang pertama setelah kawin.

Kemandulan disebut primer bila pasien belum pernah hamil dan disebut sekunder bila pasien pernah hamil. Kemandulan dapat dipengaruhi oleh usia dan ternyata fertilitas (kemampuan alami untuk dapat memberikan keturunan) menurun setelah usia 35 tahun.

kemandulan

 

Penyebab Kemandulan.

Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan kemandulan, yaitu:

 

1. Kemandulan disengaja.

a. oleh isteri.

  • Sterilisasi.
  • IUD/KB spiral.
  • Pantang berkala.
  • Kontrasepsi oral.
  • Kontrasepsi suntik.
  • Pessarium occlusivum.
  • Menggunakan cara-cara kimiawi berupa tablet maupun salep.
  • Menggunakan cara-cara rakyat seperti irigasi air garam jenuh.

b. oleh suami.
Senggama terputus.
Memakai kondom.
Sterilisasi (vasektomi).

 

2. Kemandulan tidak disengaja.

a. Sebab pada isteri:

  • Gangguan masa subur misalnya karena kelainan indung telur atau gangguan hormonal.
  • Kelainan mekanis yang menghalangi pembuahan misalnya kelainan tuba, endometriosis, fluor albua, stenosis canalis cervicalis atau hymen.

b. Sebab oleh suami:

  • Gangguan spermatogenesis (aspermia, hypospermia, necrospermia) misalnya penyakit testis dan kelainan endokrin.
  • Kelainan mekanis sehingga sperma tidak bisa dikeluarkan ke dalam puncak vagina misalnya karena impotensi, ejaculatio praecox, hypospadia, dan penutupan ductus deferens.

 

Kemandulan yang disebabkan oleh pihak isteri berkisar antara 40-30%, dan kemandulan yang disebabkan oleh pihak pria sekitar 35%-40%. Sedangkan belum diketahui secara jelas sekitar 10-20%.

Pemeriksaan utama untuk dapat mengetahui apakah seseorang mengalami mandul adalah:

  • Pemeriksaan masa sabur (Ovulasi).
  • Pemeriksaan sperma.
  • Pemeriksaan lendir mulut rahim.
  • Pemeriksaan tuba.
  • Pemeriksaan endometrium.

Terdapat masa subur, sperma yang baik, lendir mulut rahim yang normal, tuba yang patent dan endometrium yang normal merupakan syarat mutlak untuk memungkikan kehamilan.

 

Referensi.

  1. Ginekologi. Bagian Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Bandung: Elstar Offset. 1981

Baca juga selanjutnya: Obat Cyclo Progynova | Terapi Sulit Hormon

Reply