Persiapan Kehamilan

PerawatanKesehatan.com – Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam menjelaskan bahwa Wanita berusia 20-30 tahun merupakan usia yang aman dan tepat untuk merencanakan baik kehamilan maupun kelahiran. Merencanakan kehamilan yang sehat itu tidaklah sulit. Kuncinya adalah gaya dan pola hidup sehat. Pikirkan bahwa setiap apa yang Anda lakukan dan apa yang di makan berpengaruh pada kesehatan janin dalam kandungan. Jadi, seimbangkan pemenuhan kebutuhan baik jasmani maupun rohani, serta lakukan kebiasaan hidup sehat bersama pasangan Anda.
Terlambat Haid dan munculnya tanda positif pada alat tes kehamilan akibat tingginya hormon hCG (Human Corionic Gonadotrophin) dalam air kencing. Itulah tanda awal kehamilan (simak video berikut ini).

 Perlu diingat, bahwa sell telur mampu hidup hingga 24 jam sesudah masa subur, sedangkan sel sperma mampu hidup dan membuahi sel telur selama 48 jam (2 hari) setelah di pancarkan dari alat kemaluan pria.

Terjadinya Kehamilan.

Awal mulai kehamilan ketika jutaan sel sperma saling berebut untuk dapat mencapai sel telur yang matang untuk membuahinya. Saat masa subur (pelepasan sel telur yang matang) terjadi maka lapisan lendir di dalam leher rahim menjadi lebih cair, sehingga sperma akan mudah menembus kedalam rahim.

Proses terjadinya kehamilan pada wanita

Sperma bergerak mulai dari alat kemaluan wanita hingga ke ujung tuba fallopi yang berbentuk corong dalam waktu hanya 5 menit. Sel yang melapisi tuba fallopi mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang sudah dibuahi). Bila seorang wanita berada dalam masa subur maka akan dengan mudah terjadinya pembuahan.
Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma saja yang menembus sel telur kemudian bersatu dengan inti sel telur. Bagian ekor yang merupakan alat gerak sel sperma akan melepaskan diri. Perlu diketahui bahwa satu sel telur yang matang hanya akan dibuahi oleh satu sel sperma saja.
Masa subur atau masa ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 + 2 hari sebelum masa haid berikutnya. Bila seorang Wanita memiliki siklus haid yang teratur , maka akan lebih mudah untuk menentukan masa subur.

Artikel terkait: Menghitung masa subur Wanita.

Masa subur terjadi 14 hari + 2 hari setelah hari pertama haid bila siklus haid teratur setiap 28 hari. Saat itulah sel telur dilepaskan dari indung telurnya. Misalnya: bila seorang Wanita mulai haid tanggal 10 maka masa suburnya akan terjadi 14 hari + 2 hari sesudahnya, yaitu tanggal yaitu tanggal 24 dengan siklus haid teratur tiap 28 hari. Saat itulah waktu yang disarankan untuk melakukan hubungan badan.
Bagi yang memiliki siklus haid tidak teratur menghitung masa subur dilakukan dengan mencatat jumlah hari dalam siklus haid selama 6 bulan atau 6 siklus. Satu siklus dihitung dari hari pertama haid terakhir hingga hari pertama haid berikutnya. Lalu Catat panjang dan pendeknya.
Masukkan dalam rumus jumlah hari terpendek dalam 6 siklus lalu kurangi 18. Hasil hitungan menentukan hari pertama masa subur. Kemudian jumlah hari terpanjang dalam 6 siklus dikurangi 11. Hasilnya merupakan hari sebagai hari terakhir masa subur. Misalnya: siklus haid terpendek dalam 6 bulan adalah 28 hari, maka 28 – 18 = 10. Dan siklus haid terpanjang 35 hari , maka 35-11=24. Jadi hari ke 10 hingga 24 adalah masa subur anda yang dihitung dari hari pertama haid.
Dalam menetukan masa subur ini tidaklah sulit cara ini bisa dilakukan sendiri di rumah bersama pasangan.

Referensi.

  1. Rusmalia M. Salman. 30 perubahan selama hamil: menghilangkan kecemasan saat persalinan dan komplikasi kehamilan/ Rusmalia B. Salman. Jakarta: Penerbit Pustaka Kemang, 2016.
  2. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke 4 Jilid 1. Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Jakarta : 2007.

Reply