Syarat Menjadi Perawat

Syarat menjadi perawat – Perawat adalah profesi yang difokuskan untuk perawatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat untuk membantu memulihkan, mencapai, dan mempertahankan kesehatan yang maksimal serta meningkatkan kualitas hidup mulai dari lahir hingga mati.

Cara menjadi perawat

Tidak semua orang dapat menjadi perawat, karena syarat menjadi perawat tidaklah mudah terutama bagi kalian yang memiliki SDM rendah.

 

Syarat Menjadi Perawat adalah:

 

1. Tinggi badan Pria ( min. 155 cm) & Wanita (min. 150 cm).

Perawat memiliki standard minimal tinggi badan karena bila terlalu pendek dikhawatirkan akan kesulitan ketika bertugas. Misalnya ketika mengganti cairan infus.

 

2. Tidak buta warna.

Buta warna adalah kekurangan penglihatan atas warna yang disebabkan karena ketidakmampuan sel-sel kerucut untuk menangkap warna tertentu dan biasanya disebabkan karena kelainan bawaan yang diturunkan oleh orang tua kepada anaknya.

Untuk mengetahui apakah Anda buta warna ataukah tidak dapat melihat video berikut ini:

Syarat menjadi perawat tidak boleh buta warna karena dikhawatirkan akan mengalami kendala ketika sedang bertugas. Misalnya akan terjadi kesalahan dalam pemberian obat.

Apakah boleh mata minus atau berkaca mata menjadi perawat?
Boleh, hingga saat ini belum ada pihak yang melarang perawat tidak boleh berkaca mata.

 

3. Tidak cacat fisik.

Keterbatasan fisik dalam melakukan sesuatu dikhawatirkan dapat menjadi kendala ketika akan membantu pasiennya. Misalnya melatih ROM pada pasien strok.

 

4. Pintar.

Perawat dituntut untuk dapat selalu update keahlian dan pengetahuan yang dimiliki. Jadi, mau tidak mau perawat harus selalu rajin membaca dan mencari tahu ilmu keperawatan yang terbaru. Misalnya cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP) yang digunakan sekarang tidaklah sama dengan yang digunakan 10 tahun yang lalu. Termasuk harus selalu mengetahui obat-obatan terbaru.

 

5. Punya uang.

Walaupun uang itu bukan segalanya tetapi kenyataannya semua butuh uang termasuk untuk dapat menempuh pendidikan ilmu keperawatan. Misalnya biaya hidup selama praktek dilapangan.

 

6. Lulus menempuh pendidikan ilmu keperawatan.

Setelah dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar diploma atau sarjana keperawatan, maka Anda dapat dikatakan sebagai perawat.

 

7. Tanggung jawab.

Ketika usai menempuh pendidikan ilmu keperawatan, maka perawat akan disumpah janji profesi sesuai dengan RUU Keperawatan. Salah satunya yaitu akan senantiasa menjunjung tinggi ilmu keperawatan dan akan menjaga rahasia kecuali diperlukan untuk kepentingan hukum.

 

8. Dapat dipercaya.
Setiap pasien akan selalu mempercayai dan melakukan apa saja yang disampaikan oleh perawat yang merawatnya. Jadi, jagalah kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya.

 

9. Siap digaji berapapun.

Menurut kami, bila Anda ingin menjadi perawat maka Anda harus siap digaji berapapun. Maksudnya kita tidak dapat meminta gaji sesuai dengan kebijakan pemerintah karena tidak semua instalasi kesehatan atau rumah sakit mampu menggaji perawat sesuai UMR kota setempat. Tak jarang gaji perawat dibawah gaji seorang buruh pabrik. (curhat, hehehehe).

 

10. Siap tertular penyakit.

Perawat dituntut untuk dapat melayani pasien dengan semaksimal mungkin, tetapi tak jarang perawat yang tertular penyakit oleh pasiennya sendiri. Misalnya tertular penyakit ISPA melalui udara, tertular penyakit hepatitis melalui darah, dan  terkena infeksi nosokomial di tempat ia bekerja. Ingat rumah sakit adalah tempat berkumpulnya penyebab penyakit, oleh karena itu perawat harus siap menerima resiko pekerjaannya.

 

11. Sabar.

Perawat harus sabar dalam menghadapi pasiennya. Tak jarang pasien atau keluarganya yang marah dengan perawat karena penyakitnya tak kunjung sembuh.

 

12. Berpenampilan menarik.

Perawat yang rapi, bersih, dan enak dipandang akan membantu penyembuhan pasien. Selain itu, akan membuat pasiennya merasa betah dan nyaman.

 

Tulisan ini mencoba membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan bagi teman-teman semua yang ingin menjadi perawat secara umum.

Terima kasih dan sampai jumpa.

Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

  • Eka auliyanti

    Kak mau nanya apa orang yang mempunyai alergi mata terhadap sinar matahari bisa menjadi seorang perawat?

    • Terima kasih atas pertanyaannya di perawatankesehatan.com. Selama alergi tersebut tidak menyebabkan keterbatasan dan mata tersebut idak memiliki buta warna dan memenuhi syarat lainnya seperti TB, BB, dll maka kemungkinan untuk menjadi seorang perawat bisa.
      Semoga tercapai cita-citanya.
      Salam dari tim Perawatan Kesehatan

  • Dewi

    Kak mau nanya saya sekarang kelas 11 Ipa cita cita saya sebagai perawat . Tujuan ngambil jurusan perawat.
    1. Jika orang yang berpenyakit kuning bisa kah menjadi perawat
    2. apa perbedaanya ners & perawat ?

    • Terima kasih atas pertanyaannya.
      1. Kalau untuk penderita penyakit kuning itu tergantung kebijakan universitas atau kampus masing-masing, jadi sebaiknya teteh tanyakan terlebih dahulu ke kampus yang akan di tuju.
      2. Bedanya perawat & ners yaitu kalau perawat itu belum tentu ners, sedangkan ners itu sebutan profesi perawat yang telah menempuh pendidikan ners. Dan untuk dapat menempuh pendidikan ners maka harus menempuh pendidikan s1 keperawatan terlebih dahulu.

      Terima kasih. Semoga bermanfaat.
      Salam dari Tim Perawatan Kesehatan 🙂

  • Desi

    Kak , apakah SMK jurusan keperawatan bisa langsung bekerja di RS ?

    • Terima kasih atas pertanyaannya di perawatankesehatan.com. Bila ingin bekerja menjadi perawat di RS bisanya harus menempuh pendidikan minimal D3 keperawatan teh. Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan 🙂

  • Putri

    Aku sekolah di PGRI cmn ngmbil jurusan perawat

    • Terima kasih atas pertanyaannya. Maksudnya gimana teh?
      Apakah ada sekolah PGRI jurusan perawat? Perawat itu kalau tidak D3 ya S1. Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

  • Putri

    Kalau jurusan perawat
    Apa bisa kak

  • Winda

    Ka kalau jurusan akuntansi dan ingin menhadi perawat bisa ngak?

    • Terima kasih atas pertanyaannya. Bisa, akan tetapi tidak semua universitas atau kampus yang mau menerima calon mahasiswa keperawatan bukan lulusan jurusan IPA.
      Jadi, kami sarankan sebelum mendaftar ke universitas atau kampus yang diinginkan lebih baik teteh tanyakan terlebih dahulu.

      Semoga bermanfaat.
      Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

  • Apakah penderita pengakit epilepsi bisa menjadi seorang perawat?

    • Terima kasih atas pertanyaannya teh. Kemungkinan besar penderita epilepsi tidak dapat menjadi perawat, karena di khawatirkan akan mengalami kendala saat bertugas… Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan 🙂

  • Diko

    Apakah jurusan IT bisa jadi perawat

  • windy meilany

    Bagaimana kali badannya gede atau bisa disebut kelebihan berat badan?

    • Terima kasih atas pertanyaannya. Badannya gede belum tentu kelebihan berat badan. karena untuk mengetahui kegemukan atau obesitas dapat dilakukan dengan mengukur Indeks massa tubuh (IMT), Cara mengukur IMT yaitu berat badan dalam kilogram (kg) dibagi tinggi badan dalam meter kuadrat (m2). Selengkapnya tentang Indeks Massa Tubuh menurut WHO dan Asia Pasifik –>https://perawatankesehatan.com/indeks-massa-tubuh/. Selama ini belum ada larangan kalau perawat itu tidak boleh gemuk. Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan 🙂

  • fida

    bagaimana jika mempunyai varises

    • Tidak apa-apa teh, selama varisesnya tidak mengganggu. Karena syarat masuk perawat berbeda dengan syarat masuk militer… Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan 🙂

      • Kak jurusan ips apa bisa masuk perawat?

        • Terima kasih atas pertanyaannya di perawatankesehatan.com. Bisa tetapi tidak semua universitas atau kampus menerimanya. Ada juga yang tidak boleh jurusan IPS daftar sekolah perawat.
          Jadi, kami sarankan anda untuk menanyakan terlebih dahulu kampus atau universitas yang akan anda tuju, agar tidak kecewa.
          Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan

  • sa eun

    Bagaimana dengan orang yang mengalani scoliosis apakah masih bisa jadi perawat ??

    • Tergantung tingkat scoliosisnya & kampus tempat teteh ingin mendaftar… karena tidak semua kampus melakukan tes radiologi saat tes masuk.. bila tidak mengganggu & tinggi badan mencapai batas minimal, maka insya allah bisa menjadi perawat teh. Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan. 🙂