Cara Merawat Bayi dan Tanda Bayi Sehat

TANDA BAYI SEHAT.

  1. bayi lahir seketika langsung menangis kuat (liat video).
  2. Tubuh bayi tampak kemerahan.
  3. Bayi bergerak aktif.
  4. Bayi menyusu di buah dada ibu dengan kuat.
  5. Berat lahir 2.500 sampai 4.000 gram.
Catatan: Jika Ibu melihat satu tanda yang tidak memenuhi syarat di atas. Sebaiknya ibu menghubungi petugas kesehatan (bidan, dokter maupun perawat) terdekat.
 

CARA MERAWAT BAYI BARU LAHIR.

A. Cara menyusui yang baik dan benar
  • lakukan IMD (inisiasi menyusui dini) segera setelah bayi lahir.
  • ASI (air susu ibu) yang keluar pertama kali biasanya berwarna kuning atau yang disebut dengan kolostrum yang berisi zat antibodi atau zat kekebalan tubuh. Dan sebaiknya disusukan saja jangan dibuang karena kolostrum sangat bermanfaat untuk bayi Anda.
  • Berikan ASI sampai 6 bulan, hanya ASI saja tanpa di beri makanan pendamping ASI ataupun susu formula. karena selain lebih sehat ASI sangat banyak manfaatnya yaitu praktis, tidak butuh biaya, bisa di bawa kemana-mana. Selain itu, ASI juga dapat menjalin kasih sayang antara Ibu dan bayi serta ASI juga dapat mencegah terjadinya perdarahan pada ibu nifas (setelah melahirkan).
Catatan :  Jika Ibu mengalami kesulitan dalam menyusui, maka Ibu dapat menanyakan kepada petugas kesehatan terutama bidan tentang cara menyusui yang baik dan benar.
 

TINDAKAN YANG HARUS DI LAKUKAN PADA BAYI BARU LAHIR YANG PERLU DI KETAHUI OLEH IBU.

  • Jaga kebersihan selama proses persalinan sampai selesai.
  • Cegah infeksi kuman pada bayi begitu bayi lahir. Mintalah pada penolong persalinan salep antibiotik untuk mata si bayi.
  • Perawatan tali pusat yang baik dan benar yaitu dengan menjaga kebersihan tali pusat agar selalu bersih kering dan biarkan terbuka (jangan di bungkus) dan jangan memberikan ramuan apapun pada tali pusat bayi, jika kotor bersihkan saja dengan menggunakan kain bersih dan air matang.
  • Pastikan bayi sudah buang air besar.
  • Mintalah suntikan K1 yang fungsinya untuk mencegah perdarahan pada bayi.
  • Mintalah imunisasi Hepatitis B (HB0) sebelum bayi berusia 24 jam.

CARA MENJAGA BAYI TETAP HANGAT.

  • Bayi baru lahir baru boleh dimandikan setelah berusia 6 jam.
  • Bungkus bayi dengan kain kering.
  • Ganti kainnya jika basah.\
  • Jika berat lahir kurang dari 2500 gram, maka lakukan metode kanguru, yaitu dengan cara mendekap bayi di dada ibu kulit bayi menempel di kulit ibu dan kemudian menutupinya seluruh tubuh bayi dengan selimut kecuali kepala, sambil memantau pernafasan si bayi.
  • Usahakan jangan menidurkan bayi di tempat yang dingin seperti di ruangan ber AC atau ruangan terbuka dan banyak angin.

PELAYANAN KESEHATAN BAGI BAYI BARU LAHIR.

  • Bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan dari bidan / dokter / perawat minimal tiga kali yaitu pada : pada hari pertama, hari ketiga dan minggu kedua.
  • Jika belum disuntik fit K 1, mintalah pada petugas kesehatan.
  • Jika belum di berikan imunisasi Hepatitis B mintalah sebelum bayi berusia 7 hari.

TANDA BAYI SAKIT BERAT.

  • Tidak dapat menyusu.
  • Mengantuk atau tidak sadar.
  • Nafas cepat (lebih dari 60 kali permenit).
  • Terdapat tarikan pada dinding dada bagian bawah (retraksi).
  • Tampak biru pada ujung jari tangan dan kaki atau bibir.
  • Kejang.
  • Badan bayi menjadi kuning.
  • Kaki dan tangan terasa dingin.
  • Demam.
  • Tali pusat kemerahan sampai dinding perut.
  • Mata bayi bernanah banyak.
Catatan: Jika bayi anda mengalami salah satu tanda seperti yang sudah di jelaskan di atas, sebaiknya segera di bawa ke petugas kesehatan baik bidan,dokter ataupun perawat terdekat.

TANDA ANAK SEHAT.

  • Berat badan naik sesuai garis pertumbuhan mengikuti garis hijau pada KMS atau naik ke pita warna di atasnya.
  • Anak bertambah tinggi dari hari ke hari.
  • Kemampuannya bertambah sesuai dengan usianya.
  • Jarang sakit.
  • Ceria, aktif dan lincah.

PANTAU PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK.

  • Timbang berat badannya setiap bulan sekali di poayandu, fasilitas pelayanan kesehatan lain atau pos Pelayanan Anak Usia Dini (PAUD).
  • Rangsang perkembangan anak sesuai dengan umurnya.
  • Ajak anak bermain dan bercakap-cakap.
  • Bawa anak ke petugas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan Stimulasi Deteksi Dini dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDKT) umur 0-1tahun 4 kali dalam setahun, umur 1-6 tahun 2 kali dalam setahun ( setiap 6 bulan sekali ).
  • Minta Kader mencatatnya pada KMS

TANDA ANAK TUMBUH KURANG SEHAT.

  •  Berat badan tidak naik atau turun.
  • Garis di KMS turun , datar, atau pindah ke pita warna di bawahnya.
  • Garis di KMS di bawah garia merah.
Catatan: Jika anak tumbuh kurang sehat mintalah nasihat kepada petugas kesehatan. ibu bisa berkonsultasi kepada bidan desa saat kegiatan posyandu dan bisa juga konsultasi kepada dokter spesialis anak.

Reply