4 Tanda Pasti Kehamilan

PerawatanKesehatan.com – Tanda tanda kehamilan dibagi menjadi dua yaitu tanda-tanda subjektif dan objektif. Tetapi gejala-gejala yang muncul tidak semua menjadi tanda pasti kehamilan.

 

Berikut 4 Tanda Pasti Kehamilan adalah:

#1. Gerakan janin yang teraba melalui perut.

Melalui pemeriksaan perut, gerakan janin dapat dirasakan mulai dari usia kehamilan 6 bulan (24 minggu). Hal ini merupakan tanda pasti kehamilan.

#2. Terdapat bunyi jantung janin (DJJ).

Bunyi jantung janin sudah dapat didengarkan melalui fetoskop biasa pada usia kehamilan 18-20 minggu. Sedangkan dengan bantuan alat Doppler, bunyi jantung janin dapat didengar pada usia kehamilan 8 minggu bila kandung kemih penuh.

Kecepatan denyut jantung janin biasanya antara 120-160 kali permenit dan tidak seirama dengan denyut jantung ibu. Bunyi jantung janin bisa saja tidak didengar pada ibu yang sangat gemuk atau penderita kelebihan air ketuban (hidramnion). Adanya bunyi jantung janin merupakan pertanda pasti kehamilan.

#3. Pemeriksaan sinar-X menunjukkan adanya tulang rangka janin.

Pemeriksaan sinar-X akan cukup berguna bila dilakukan setelah usia kehamilan 26 minggu. Adanya gambaran tulang rangka janin pada foto sinar-X merupakan tanda pasti kehamilan.

Selain itu, pemeriksaan ini dapat mendeteksi adanya kehamilan kembar, kehamilan anggur, malformasi uterus kongenital, kematian janin intra uterin dan tumor yang berhubungan dengan kehamilan akan dapat dideteksi. Sedangkan pada kehamilan lewat waktu pemeriksaan ini dapat memperkirakan maturitas janin.

 

#4. Pemeriksaan dengan alat ultra-sound.

Tanda pasti kehamilan

Usia kehamilan 6 minggu.

Pemeriksaan dengan alat ultrasonik sudah dapat dilakukan di rumah sakit yang lengkap, dimana dengan pemeriksaan ini saja dapat menentukan kepastian kehamilan.
Demikan empat tanda pasti kehamilan. Semoga bermanfaat.
Terima kasih. Salam dari Tim Perawatan Kesehatan.

Referensi.

  1. Chadha, P. Vijay. Catatan kuliah ilmu forensik & toksikologi (Hand book of forensic medicine Hutauruk; editor, Agnes Kartini. – Jakarta: Widya Medika, 1995.

Reply